Kamis, 03 Juni 2010
LUCU LUCUAN ^_^
Satu rombongan pengantar jenasah siap-siap berangkat ke kuburan. Tono yang baru berusia 5 tahun nekat pengen ikutan.
Tono : "Pak, tunggu dulu Pak, saya mau ikut...!!"
Tetangga : "Hei, kamu masih terlalu kecil, "gak boleh ikut nganter jenasah.. Sana di rumah aja, ya..."
Tono : "Huh... dasar pelit... Awas, ya, nanti kalo bapakku mati kamu gak boleh ikutan nganter...!"
BESOK JANGAN IKUT NONTON
Seorang ayah memergoki anaknya yang sedang nonton film dewasa.
Ayah : "Nak, kamu tidak boleh nonton film yang begini!"
Anak : "Kok nggak boleh? Emangnya kenapa?"
Ayah : "Karena film ini untuk orang dewasa."
Anak : "Ayah curang! Kalau begitu besok ayah jangan nonton film Teletubbies lagi!"
SUKA FILM LUCU
Kakek : "Mestinya di televisi lebih banyak menayangkan film Mr. Bean atau Charlie Chaplin."
Cucu : "Memangnya kenapa, kakek penggemar film-film lucu yah?"
Kakek : "Bukan, soalnya kuping kakek sekarang sudah tuli!"
SAYAKAN BUKAN EDDIE
Di sebuah tempat pemangkasan rambut, seorang pria sedang dicukur rambutnya. Tiba-tiba masuklah seorang pria lain yang terlihat panik dan berteriak kebingungan, "Edie, rumahmu terbakar. Ayo cepat ...!!"
Spontan pria yang sedang dicukur rambutnya tersebut bangkit dari tempat duduknya tanpa mempedulikan rambutnya yang belum selesai dicukur. Dia berlari bagaikan orang gila karena panik. Setelah berlari sepanjang kurang lebih 1 km, tiba-tiba dia berhenti.
"Hey," dia berkata pada dirinya sendiri, "Buat apa aku berlari? Namaku khan bukan Edie!"
IBU BERISIK SIH
Di sebuah taman kanak-kanak sedang ada pelajaran menggam bar. Ibu Guru sedang asik melihat muridnya menggambar, tetapi si Vera hanya memandangi halaman yang kosong saja.
Ibu Guru : Ver, kamu gambar apa? kok kertasnya masih kosong?
Vera : Kuda makan rumput , Bu Guru.
Ibu Guru : mana rumputnya?
Vera : Dimakan kuda , Bu.
Ibu Guru : lalu kudanya mana?
Vera : Udah lari, Bu! habis ibu berisik, sih!
LEBIH BANDEL
Di suatu sore seseorang ayah dan anak laki lakinya sedang menikmati pisang goreng tiba sang anak berkata "kenapa rambut ayah ada ubannya"
Sang ayah pun menjawab
"setiap kali kamu bandel rambut ayah tumbuh uban"
Sang anak pun menjawab lagi "berarti ayah lebih bandel dari saya,sebab kakek lebih banyak ubannya dari pada ayah”
Ganti Pakaian
Dalam Kompi C sebuah pasukan sudah berbulan-bulan bertugas
di pedalaman Irian Jaya, sampai suatu ketika mereka
dikumpulkan oleh sang komandan.
"Saya ada dua berita untuk kalian, berita bagus dan berita
buruk. Berita ba gusnya, hari ini pakaian dalam kita akan
diganti..." "Horeeee! Siap, komandan!" seru seluruh
anggota pasukan dengan sukacita.
"N ah, sekarang berita buruknya. Bambang, ganti pakaian
dalammu dengan punya Joko. Iwan, kamu ganti dengan punya
Budi..."
NENEK DAN KACANG MEDE
Ibu Mira sebagai penduduk baru di komplek rumahnya, datang
ke rumah tetangga sebelahnya yang dihuni oleh satu orang
nenek-nenek.
Ibu Mira: Nek, & nbsp;kenalin nek, saya tetangga baru nenek, nama
saya Mira.
Nenek : Oh, silakan duduk... silakan duduk.
Pas lagi ngobrol, di meja ada setoples kacang mede.
Ibu Mira: Wah nek, boleh yah saya cicipi kacang medenya
Nenek : oh... yah... yah..., boleh... boleh... boleh.
Saking enaknya kacang mede tersebut, sampai habis satu
toples.
Ibu Mira: wah, maaf nek, kacang medenya sampai habis nih...
Nenek : Oh, nggak apa-apa koq, nenek juga nggak bisa
makan, maklum gigi nenek udah nggak kuat, Nenek kan sering
dikirimin sama cucu nenek coklat silver queen, nenek hanya
mampu jilatin coklatnya aja, dan kacang medenya yah itu...
"Penjual telor"
Di sebuah pasar tradisional.
Pembeli: Mas, telornya berapa sekilo?
Penjual: Telor ayam atau telor bebek?
Pembeli: Telor ayam.
Penjual: Telor ayam biasa atau ayam kampung?
Pembeli: Ayam biasa.
Penjual: Yang lokal atau yang import?
Pembeli: Yang lokal aja.
Penjual: Yang lokalnya mau yang dari Jakarta, Bogor atau Depok?
Pembeli: Yang Jakarta deh... (Sambil terlihat kesal).
Penjual: Mau yang Jakarta Pusat, Barat, Timur, Utara, atau
Selatan?
Pembeli: Mas ini jual telor atau mau jalan-jalan?
Penjual: Maaf Bu, saya penjual mie ayam di sebelah. Kebetulan yang jual
telor lagi ke belakang. Saya disuruh ngobrol dulu
sama pembeli sampe dia dateng.
"Canggih"
Seorang kakek yang baru membeli alat bantu pendengaran yang
dipromosikan begitu canggih, berkata panjang pendek memuji
kehebatan alat itu pada nenek setibanya dirumah mereka sebagai
berikut :
Kakek : Dik, hari2 yang lalu aku hampir setiap kali salah
menjawab apa yang engkau tanyakan, tapi mulai hari ini, ruar
biasa, bahkan ketika bunyi kran air dibuka dilantai bawah aku
bakal dengar dengan begitu jelasnya, juga mobil yang mesinnya
dihidupkan digarasi tetangga, nyata bener bedanya dikkk........
Nenek : Berapa HARGANYA ?
Kakek : PUKUL 4 SORE.
Rabu, 02 Juni 2010
Tips Menjaga Rambut Sehat
Dear All My Friends..
Ini ada sekedar tips untuk memelihara rambut agar tetap sehat dengan 4 langkah mudah yang ingin aku bagi ke kalian semua..
Zaman sekarang khan banyak banget tuuh produk-produk Shampo yang menjanjikan untuk membuat rambut kita tetap sehat, konsumen kadang kurang begitu paham shampoo mana yang seharusnya dibeli. Tidak hanya persoalan shampoo, masalah perawatan rambut juga sering membingungkan.
Berikut ini ada 4 langkah praktis yang dikemukakan oleh dr. Sjarif Wasitaatmadja, SpKK (K):
· Kenali jenis rambut Anda, normal, kering, atau berminyak. Pilih sampo yang sesuai dengan jenis rambut Anda. Yang penting, sampo yang dipilih bisa mengangkat minyak tanpa menyebabkan hilangnya kadar minyak di kepala. Soal merek, terserah Anda.
· Jika sudah cocok dengan satu merek sampo, Anda boleh terus menggunakannya. Tak perlu berganti-ganti merek secara berkala. Pada dasarnya, semua sampo memiliki kandungan 80 hingga 90 persen air dengan 2-8 persen pembersih dan pembuat busa, serta sekitar 1 persen wangi-wangian dan zat tambahan lain.
· Bagi pemilik rambut kering, carilah shampoo dengan conditioner. Terpisah atau all in one, tergantung pilihan Anda. ''Conditioner sangat diperlukan juga bagi orang yang rambutnya di bleach, rebonding, atau dikeriting. Dengan treatment seperti itu kelembaban rambut jauh berkurang. Hindari seminimal mungkin trauma terhadap rambut, misalnya mem-blow-dry rambut dengan panas yang tinggi atau menggunakan bahan kimia lain untuk merawat rambut.
· Jaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk kesehatan kulit kepala. Hindari stres, alkohol, dan rokok. Rambut sehat tapi tubuhnya sakit-sakitan kan tetap saja tidak membuat Anda terlihat cantik.
RESUME JURNAL
RESUME JURNAL
Nama : Tiara Amalia
NPM : 21207095
Kelas : 3EB05
Mata Kuliah : Riset Akuntansi
Dosen : Istichanah
PENGARUH PERBEDAAN ANTARA LABA AKUNTANSI DAN LABA FISKAL TERHADAP PERSISTENSI LABA PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
SONYA ERNA GINTING
Fakultas ekonomi Universitas Sumatera Utara
SYAMSUL BAHRI TRB
Fakultas ekonomi Universitas Sumatera Utara
Studi ini menganalisis perbedaan peran buku-pajak dalam menunjukkan persistensi laba satu periode ke depan dalam perusahaan manufaktur yang terdaftar di Indonesia Excange (BEI) sejak tahun 2005 sampai tahun 2007. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah laporan keuangan dari setiap perusahaan, lama tidak terpublikasikan melalui website www.idx.co.id. metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan regresi berganda. Sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah laba sebelum pajak penghasilan satu periode ke depan sebagai Y dan laba sebelum pajak di period eke depan sebagai X. Penelitian ini juga menggunakan beberapa buku tentang perbedaan hasil pajak sebagai moderator variable. Penelitian ini menyimpulkan bahwa buku perbedaan pajak telah negatif signifikan terhadap laba sebelum pajak penghasilan salah satu periode ke depan. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan yang besar (positif atau negatif) perbedaan buku-pajak memiliki pendapatan yang kurang persisten dibanding perusahaan dengan perbedaan buku-pajak kecil.
Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan, maka dapat diambil kesimpulan adalah secara parsial variabel PTBI, LPBTD berpengaruh positif signifikan terhadap PTBI t+1. Sementara itu variabel LPBTD*PTBI t berpengaruh secara negatif signifikan terhadap PTBI t+1. Hal ini menunjukkan bahwa perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal berpengaruh secara negatif signifikan terhadap persistensi laba. Hasil penelitian ini sama dengan penelitian terdahulu Hanlon (2005) yang menghasilkan kesimpulan bahwa perbedaan antara laba akuntansi dan laba fiskal secara negatif berpengaruh signifikan terhadap persistensi laba.
Hasil penelitian ini tidak mendukung hasil penelitian terdahulunya yang dilakukan oleh Djamaluddin (2008) yang meneliti pada perusahaan perbankan yang menemukan bahwa secara parsial variabel LNBTD*PTBI t dan LPBTD*PTBI t tidak terbukti secara statistik mempunyai persistensi laba yang lebih rendah daripada perusahaan yang memiliki perbedaan kecil antara laba akuntansi dan laba fiskal. Hal ini mungkin disebabkan karena banyaknya regulasi khusus tentang pelaporan pajak perbankan menyebabkan perbedaan dalam pengakuan item-item perbedaan temporer. Secara simultan, dapat diambil kesimpulan semua variabel yang digunakan dalam variabel penelitian berpengaruh positif signifikan terhadap laba sebelum pajak satu periode kedepan. Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Djamaluddin (2008) dan Hanlon (2005).
PENGARUH GOOD CORPORATE GOVERNANCE TERHADAP KINERJA KEUANGAN PADA PERUSAHAAN YANG TERMASUK KELOMPOK SEPULUH BESAR MENURUT CORPORATE GOVERNANCE PERCEPTION INDEX (CGPI)
DITA PARADITA
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
NURZAIMAH
Fakultas Ekonomi Universitas Sumatera Utara
Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tata kelola perusahaan yang baik (GCG) aplikasi dan kinerja keuangan perusahaan. skor penerapan GCG adalah variabel yang digunakan sebagai indikator GCG. Return on Investment (ROI), Return on Equity (ROE) dan Laba Bersih Margin (NPM) adalah variabel yang digunakan sebagai indikator kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan asosiatif di mana variabel memiliki karakteristik kausalitas. Perusahaan sepuluh teratas CGPI adalah sampel penelitian ini. Mereka dipilih dengan metode purposive sampling. Pooling (time series dan data cross sectional) digunakan dalam penelitian ini, diperoleh dari laporan CGPI dan laporan keuangan pada tahun 2004-2007. Metode statistik melalui analisis regresi sederhana digunakan dalam pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa GCG tidak mempengaruhi kinerja keuangan secara parsial. ROI, ROE dan NPM tidak dapat dijelaskan dengan penerapan GCG.
Berdasarkan berbagai pengujian dan analisis data dari penelitian ini dapat diperoleh beberapa kesimpulan mengenai pengaruh GCG terhadap kinerja keuangan adalah variabel GCG (X) tidak berpengaruh secara parsial terhadap variabel ROI (Y1), ROE (Y2) dan NPM (Y3) karena penerapan GCG berpengaruh negatif terhadap ROI (Y1), ROE (Y2) dan NPM (Y3) dengan tingkat signifikansi variabel independen 0,61 (>0,05), 0,77 (>0,05), dan 0,85 (>0,05). Artinya adalah penerapan GCG yang baik tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan yaitu kinerja keuangan tidak menjadi lebih baik baik dengan adanya penerapan GCG.
Rabu, 21 April 2010
Jurnal Riset
Nama : Tiara Amalia
NPM : 21207095
Kelas : 3EB05
Mata Kuliah : Riset Akuntansi
Dosen : Istichanah
Judul : ANALISA LAPORAN KEUANGAN PADA BANK PERMATA
Penulis :Sulistining Trimulyani
Waktu Penerbitan : 15 Maret 2010
Nama Majalah : UG JURNAL
Lembaga Penerbi :Universitas Gunadarma
Volume & No. Majalah : Vol. 4 No. 01
Komponen –Komponen :
· ABSTRAK
· PENDAHULUAN
· LANDASAN TEORI
o Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan
o Tingkat Kesehatan Bank
o Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
o Rasio Likuiditas
o Rasio Rentabilitas
o Rasio Solvabilitas
· METODE PENELITIAN
o Data / Variabel yang Digunakan
o Alat Analisis
· PEMBAHASAN
· KESIMPULAN
· DAFTAR PUSTAKA
Penelitian ini termasuk ke dalam Applied Research, yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk menerapkan hasil penemuan guna memecahkan masalah tertentu yang sedang dialami suatu organisasi.
Kriteria penulisan ini termasuk riset metode ilmiah / saintifik dengan pendekatan deduksi. Disini penulis menggunakan struktur teori tentang laporan keuangan suatu perusahaan dan menganalisanya dengan melakukan pengujian secara kuantitatif yaitu dengan menggunakan beberapa rasio seperti rasio likuiditas, rentabilitas, dan solvabilitas.
Senin, 19 April 2010
ScorPio LoVe ProFiLe
| Scorpio - Your Love Profile |
| Your positive traits: |
About My Zodiac
inii dia, karakter orang yang punya zodiac Scorpio :
•Batu Kelahiran: Topaz.
•Yang Anda sukai: Novel misteri, makan malam ditengah cahaya lilin, dan mengetahui urusan orang lain.
•Yang tidak Anda sukai: Orang yang menyaingi anda, mengungkap rahasia Anda terdalam, dan ditanyai pertanyaan yang memalukan.
•Kemampuan terbaik Anda: Mencari tahu apa yang mengganggu orang lain, mengangkat diri Anda sendiri ketika anda jatuh, dan menantang diri Anda sendiri untuk mencoba hal baru.
•Diri Anda yang dalam: Anda menikmati menemukan rahasia dunia sekitar Anda dan Anda akan berusaha keras untuk mensukseskan hidup Anda. Anda ingin sekali mencapai puncak dan biasanya Anda berhasil
•Karir Anda: Keluarkanlah kepribadian ‘ratu drama’ Anda dengan menjadi aktor, manajer hotel, PR atau pemilik restoran.
•Busana: Dibawah pengaruh Pluto, planet transformasi, Anda suka mengubah citra diri anda sesering mungkin. Anda cenderung menyukai pakaian kasual yang nyaman, tetapi Anda lebih tertarik ke varietas yang ketat dan sedkikit mulur daripada penampilan baggy. Citra Anda secara keseluruhan adalah smart, dan elegan, dan Anda cenderung pintar untuk membuat semua yang anda pakai nampak orisinil
•Sebagai teman: Anda benar-benar hidup, teman yang menyenangkan yang menikmati percakapan mendalam dan gosip. Rekan Anda akan segera tahu bahwa membicarakan Anda di belakang anda adalah sangat terlarang. Anda berharap teman Anda untuk setia dan Anda akan mencambuk mereka dengan lidah anda jika mereka membuat Anda kecewa.
Abstraks PI
Nama : Tiara Amalia
NPM : 21207095
Kelas : 2EB05
Mata Kuliah : Riset Akuntansi
Dosen : Istichanah
Tiara Amalia. 21207095
PENERAPAN LINEAR PROGRAMMING DALAM RANGKA MINIMALISASI BIAYA PRODUKSI DAN MENGOPTIMALKAN BAHAN BAKU PADA USAHA BOLU LA RANTA
PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2010
Kata Kunci : Minimalisasi biaya produksi dan mengoptimalkan bahan baku pada usaha BOLU LA RANTA
( ix + 75 + lampiran)
Bahan baku merupakan unsur utama dalam kegiatan produksi, salah satu tujuan perusahaan bolu LA RANTA adalah bagaimana mengoptimalkan bahan baku yang tersedia dengan kombinasi yang tepat, agar dapat menghasilkan produk dengan biaya minimal. Untuk mengoptimalkan bahan baku yang ada tidak mudah, karena biasanya perusahaan harus menerapkan cara yang tepat dan cocok, bila tidak perusahaan akan mengalami kerugian dan karena proses produksi tidak berjalan dengan baik yang akan mengganggu kegiatan lain yang ada dalam perusahaan tersebut.
Salah satu cara untuk mengoptimalkan bahan baku dengan efektif dan efisien adalah menggunakan Linear Programming metode simpleks. Metode ini biasanya digunakan untuk mengoptimalkan biaya bahan baku yang dimiliki perusahan dalam jumlah yang terbatas. Pengoptimalan biaya bahan baku ini digunakan untuk mengukur apakah kegiatan produksi yang dilakukan perusahaan bolu LA RANTA optimal atau belum. Setelah dilakukan penerapan dengan menggunakan Linear Programming metode simpleks, dapat diketahui bahwa minimalisasi yang dilakukan perusahaan bolu LA RANTA tersebut pada bulan April 2010 sudah optimal.
( Daftar Pustaka 2005-2009 )
ABSTRAK
Tiara Amalia. 21207095
PENGGALIAN POTENSI PPH PASAL 25 PADA WAJIB PAJAK ORANG PRIBADI PADA KANTOR PELAYANAN PAJAK PRATAMA BOGOR
PI. Jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi, Universitas Gunadarma, 2010
Kata Kunci: Potensi PPh Pasal 25 Pribadi, Strategi dan Tingkat efektifitas.
( ix + 88 + lampiran)
Penulisan Ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui strategi dan upaya yang dilakukan oleh KPP Pratama Bogor dalam menganalisis potensi PPh Pasal 25 dan untuk mengetahui tingkat efektifitas penggalian potensi PPh Pasal 25 di KPP Pratama Bogor
Metode Pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara dan dokumentasi. Tahapan pemecahaan masalah yang digunakan dalam penelitian ini yaitu mrnggunakan pendekatan desskriptif eksploratif dimana penulis berusaha mengeksplorasi fenomena yang terjadi di lapangan dan selanjutnya mendeskripsikan temuan pada bab pembahasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa upaya dan strategi yang dilakukan KPP Pratama Bogor untuk menggali potensi PPh Pasal 25 adalah dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi. Strategi intensifikasi dilakukan dengan cara: (a)Melakukan himbauan kepada Wajib Pajak Orang Pribadi; (b)Pembuatan profil pajak; (c)Pemeriksaan atas Wajib Pajak; (d)Meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sedangkan strategi ekstensifikasi dilakukan dengan cara: (a)Menambah NPWP; (b)Pendataan; (c)Melaksanakan penyuluhan perpajakan; (d)Pemetaan wilayah jangkauan Pajak dan Wajib Pajak; (e)Pengawasan terhadap pelaksanaan penyampaian SPT; (f)Pemberian sanksi; (g)Meningkatkan pelayanan kepada Wajib Pajak.
Tingkat efektifitas penerimaan PPh Pasal 25 dari tahun 2009 sampai dengan 2010 (April) mempunyai presentase 91,93%. Jika diukur menurut penilaian tingkat efektifitas maka penerimaan PPh Pasal 25 untuk tahun 2009 sampai tahun 2010 (s.d April) masih dalam kriteria efektif.
( Daftar Pustaka 2005-2009 )